LAGU-LAGU DI BALIK KESUKSESAN FATIN SHIDQIA
by on January 1, 2017 in 20 Besar Artikel Lomba

1bMungkin dalam kurun satu atau dua dekade terakhir, tak ada ajang pencarian bakat dalam negeri yang mampu melampaui kesuksesan X Fator Indonesia 2013. Sukses yang dalam artian bukan saja dari rating acara, antusiasme pemirsa, keuntungan showbiz, tapi juga hasil dari program tersebut.

Mundur sedikit ke belakang, tepatnya di awal tahun 1991, ada Asia Bagus yang juga sukses luar biasa. Ajang pencarian bakat yang awalnya hanya diikuti 4 negara tersebut mampu bertahan hingga 9 tahun masa tayang. Dan luar biasanya, semua penyanyi Indonesia yang pernah ikut ajang tersebut, kelak menjadi nama- nama besar di industri musik tanah air saat ini. Sebutlah Krisdayanti, Dewi Gita, Denada, Rio Febrian, AB three, hingga Andien. Namun selepas usainya acara itu di tahun 2000, ajang pencarian bakat tak pernah lagi sesemarak dan sesukses para alumnus Asia Bagus.

Tiga belas tahun kemudian, RCTI yang bekerjasama dengan Fremantle mencoba peruntungannya dengan membawa X Factor ke Indonesia. Setelah Pamor Indonesa Idol dan AFI memudar, pemirsa sepertinya butuh penyegaran dalam tontonan pencarian bakat. Dan saat itulah X Factor Indonesia datang mencuri perhatian dengan format dan kategori kontestan yang beda dan lebih beragam.

GRENADE YANG “MELEDAK-LEDAK”

2b

Adalah Fatin Shidqia Lubis. Gadis SMA keturunan batak-betawi yang seakan menjadi sebuah spoiler besar tentang bagaimana kompetisi ini akan berakhir. Di awal kemunculannya di babak audisi X Factor, sebagian besar orang berani bertaruh bahwa yang anda lihat di panggung saat itu adalah pemenang yang keburu di temukan. Pendapat itu tidak berlebihan jika melihat betapa dahsyatnya gelombang viral yang dihasilkan Fatin saat itu.

Lagu berjudul grenade yang dipilih Fatin saat audisi, seolah-olah mewakili ledakan popularitasnya kala itu. Lagu yang ada di album studio pertama milik Bruno Mars, Doo-Wops & Hooligans ini memang sempat merajai berbagai tangga lagu di dunia seperti Kanada, Australia, Inggris dan top 5 billboard 100 Amerika
Dan kurang lebih 2 tahun semenjak rilis, lagu itu tiba-tiba menjadi sangat populer di Indonesia. Bukan karena Bruno Mars, tapi karena seorang Fatin Shidqia.

Klaim ketertarikan Bruno Mars pada Fatin saat itu mungkin sudah dibantah. Tapi fakta tentang seorang gadis yang menggemparkan X Factor hingga ke luar negeri adalah sebuah kenyataan yang tak bisa ditepikan begitu saja. Bahkan sejumlah elit musisi dalam negeri yang pada awalnya cuek akan kontes pencarian bakat instan, seperti harus melontarkan pujian bagi gadis pemegang sabuk hitam karate tersebut. Itulah sebuah efek ledakan. Mengejutkan dan mengusik telinga banyak orang.

SHINE BRIGHT LIKE A DIAMOND

3b

Itulah kutipan irik dari single Diamonds , milik Rihanna yang dibawakan Fatin di babak showcase X Factor Indonesia. Lagi-lagi kutipan lirik itu secara sempurna menggambarkan kesinaran Fatin kala itu, di saat kata berlian berulang-ulang kali dialamatkan padanya. Tampil untuk pertamakalinya di hadapan banyak penonton, Fatin mendapatkan sambutan dan antusiasme yang besar. Di babak inilah perjalanan hidup Fatin benar-benar akan berubah selamanya. Berlian itu sudah ditemukan, bersinar, untuk kemudian dikagumi banyak orang. Penampilan ini pulalah yang akhirnya viral, sehingga mengangkat X Factor Indonesia sejajar dengan versi mancanegara. George Levendis, salah satu petinggi Syco TV tahu betul akan itu.

FATIN DAN FILOSOFI PERAHU KERTAS

4b

Jika perahu kertas itu Fatin, maka penggemarnya adalah angin. Dua kesederhanaan yang bila menyatu, akan terus membawanya melaju. Perahu kertas adalah pilihan Fatin yang kemudian jadi sangat menarik. Lagu ini ia nyanyikan di live show ke 5 X Factor Indonesia. Judul itu secara filosofis bisa menggambarkan tentang Dirinya sendiri. Sesuatu yang datang dari kesederhanaan namun membawai nilai yang besar. Perjalanan Fatin di dunia musik Indonesia diharapkan tetap berada dalam konsep kesederhanaan itu. Dengan bakat suara khasnya yang luar biasa, ia tak perlu sensasi, pembentukan opini, atau mungkin bermimpi. Fatin hanya perlu ‘biduk’ kertasnya tersebut.

EVERYTHING AT ONCE, KETIKA FATIN DALAM TEKANAN

5b

Tak ada sesuatu yang luar biasa, yang bisa berjalan sempurna tanpa cela. Kita berhasilpun karena tahu rasanya gagal. Bahagia tak akan terasa indah bila tidak dibangun dari puing-puing kesedihan. Begitu pula Fatin. Kisahnya yang inspirasional dan fenomenal, tak lantas harus melupakan sandungan-sandungan kecil dalam perjalanannya.

Di live show ke 11, diujung kompetisi X Factor Indonesia, Fatin mendapati keadaan yang bagi sebagian orang terutama fans-nya sebagai sebuah ‘bencana’. Fatin mendadak blank nyaris separuh lagu Everything at Once milik Lenka, biduan pop asal Australia, yang beberapa waktu sebelumnya justru menjagokan Fatin sebagai juara.
Judul lagu itu seakan menjelaskan mengapa malam yang pasti ingin dilupakannya seumur hidup itu harus ia lalui. Secara kompetisi , pekan ke 11 itu jelas penuh tekanan. Disisi lain Fatin harus berlatih vokal, menghafal lirik lagu Lenka yang memang tak mudah, menjadi pusat perhatian, ekspektasi penggemar, tuntutan tampil ‘wah’ yang diinginkan produser, belum lagi juri-juri yang mulai berstrategi, dimana kritik akan datang dengan mudah. Semua itu akhirnya datang dalam satu waktu di panggung itu. Sebuah penampilan yang harus memuaskan banyak keinginan, Everything at Once. Fatin kemudian memaknainya dengan rembesan air mata. Melepaskan tekanan itu dengan cara yang paling sederhana yang bisa dilakukan manusia.

AKU MEMILIH SETIA, LAGU KEMENANGAN YANG EMOSIONAL

6b

‘Ada banyak cara Tuhan menghadirkan cinta….”
Sebagaimana Tuhan juga punya banyak cara untuk melimpahkan anugerah dan karunia-NYA pada orang yang terpilih. Seperti Fatin yang malam itu mengakhiri kiprahnya di X Factor Indonesia sebagai juara.
Bagi sebagian orang, kemenangan Fatin bukanlah hal yang mengejutkan. Popularitas dan dukungan yang terus mengalir padanya tampak begitu timpang dibanding peserta lain. Termasuk Novita Dewi, kontestan paling akhir yang mampu memberikan perlawanan, sebelum akhirnya ikut tumbang.

Yang paling memorable saat itu bukanlah saat Fatin diumumkan sebagai juara. Melainkan saat ia menyanyikan lagu kemenangan ‘Aku Memilih Setia’. Momen yang hingga hari ini pasti masih ditonton fatinistic secara berulang-ulang.

Tangis Rosa malam itu seolah mewakili air mata banyak orang yang merasa terinspirasi oleh kisah perjalanan Fatin. Orang-orang yang menyaksikan sebuah proses luar biasa dari seseorang yang biasa, dan mereka ikut serta di dalamnya. Semoga Fatin tetap memilih setia dengan kesederhanaan dan dengan orang-orang yang telah menjadi ‘angin’ bagi perahu kertasnya.

FATIN FOR YOU : MEMBANTAH MITOS AJANG PENCARIAN BAKAT

7b

Usainya hiruk-pikuk dan segala kemegahan panggung X Factor Indonesia, Fatin kemudian dihadapkan pada persoalan para penyintas ajang pencarian bakat. Mampukah mereka terus mengapungkan nama di industri musik Indonesia yang sedang ‘sakit’ ini? Jawaban itu datang tak lama. Fatin merilis album perdananya berjudul FOR YOU yang kemudian harus diganjar dengan multiplatinum, lantaran terjual hingga ratusan ribu. Fatin saat itu menjadi alumnus pencarian bakat tercepat dan tersukses dalam urusan album pertama. Sebuah keistimewaan yang sangat pantas lantaran desakan fans dan peminat musik yang sudah antri untuk karya pertama idola mereka.

Berbekal album tersebut, Fatin akhirnya mampu membantah mitos lulusan ajang pencarian bakat yang terlunta-lunta selepas kompetisi. Bukannya redup, Fatin malah kian benderang memasuki industri musik yang kerap melumpuhkan bakat-bakat dari kompetisi bernyanyi. Fatin pada akhirnya mampu menjadi tali penyambung para alumnus asia bagus, yang bisa konsisten dan bertahan menjadi ikon musik Indonesia.

Fatin setidaknya membuktikan bahwa sesungguhnya mitos itu tidak ada. Tapi untuk bertahan, seseorang multlak harus memiliki faktor X yang membuatnya berbeda dan punya tahta tersendiri dalam industri hiburan yang kadang seragam dan menjemukan.

PENUTUP

Menceritakan kisah perjalanan seorang Fatin Shidqia Lubis seperti tak ada bosan-bosannya. Sosoknya yang sederhana, inspiratif, berprestasi dan berhijab plus segudang anugerah yang dimilikinya kelak akan menjadi contoh satu paket komplit bagi generasi sesudahnya, terutama di dunia hiburan.

3 tahun sudah Fatin bertahan di industri musik dengan capaian yang terhitung luar biasa. Kebanggan Fatinistic ini membuktikan kesuksesannya dari segi popularitas, mampu diimbangi dengan prestasi. Hebatnya, dari sisi kepribadian, Fatin tak berubah. Kerendahan hati dan kedekatannya dengan fans menjadi faktor penting dalam mengokohkan eksistensinya di dunia hiburan tanah air. Termasuk bagaimana ia mampu bertahan selama 3 tahun terakhir sebagai seorang lulusan ajang pencarian bakat yang kerap dituding instan dan cepat tenggelam.

Melalui tulisan ini penulis juga ingin mengucapkan selamat atas penghargaan DAF BAMA AWARDS yang diterima Fatin beberapa waktu yang lalu. Dan sekali lagi, semoga Fatin bisa tetap menjadi inspirator bagi kita semua dalam berkarya maupun dalam menerapkan kesederhanaan.


No. Peserta : 026

Kode Nama : F.S

Asal : Cirebon

4 Responses to LAGU-LAGU DI BALIK KESUKSESAN FATIN SHIDQIA

  1. Muhammad irfan says:

    Suka bgt baca2 artikel tentang Fatin ini…dan para penulisnya jg hebat2.

  2. fury says:

    Ini artikel yg terbaik menurutku dari 20 artikel yg dilombakan. Tulisannya lugas, cekatan dan realita. Sukses!

  3. Ananda Subardin says:

    The best????

  4. arsyad says:

    Fatin tamba keren kerena penulis artikelnya sangat keren juga… ringkas nan padat.

Leave a Reply

copyright©fatinsl.com - web design by ndik (Ruswandi) - 081383388108
error: Content is protected !!

Powered by watch naruto shippuden watch one piece watch one punch man online

Download by Wordpress Nulled Themes Keepvid youtube downloader